Minggu, 29 Agustus 2021

Segudang Manfaat Minyak Kutus-kutus untuk Kesehatan

Banyak orang memilih menggunakan cara alami untuk mengobati penyakit karena dipercaya lebih manjur dan aman tanpa efek samping. Salah satu obat herbal yang kini sedang populer adalah minyak kutus kutus.

Minyak ini diklaim memiliki segudang manfaat kesehatan dan bisa membantu mengobati berbagai macam penyakit. Namun sebelum membeli, cek dulu fakta tentang klaim manfaat minyak kutus kutus dari kacamata medis.

Minyak kutus kutus adalah minyak rempah herbal buatan Servasius Bambang Pranoto pada tahun 2012. Namun, benarkah berbagai klaim manfaat minyak kutus kutus tersebut? Yuk, cek jawabannya berikut ini.

Segudang Manfaat Minyak Kutus-kutus untuk Kesehatan

Fakta klaim manfaat minyak kutus kutus

Salah satu klaim manfaat minyak kutus kutus yang paling fenomenal adalah kemanjurannya mengobati berbagai macam penyakit, dari yang ringan seperti meriang hingga penyakit kronis seperti kanker.

Meski mengandung banyak tanaman herbal, ada 8 bahan dasar yang terkandung dalam minyak kutus-kutus, yaitu :


Daun neem

Neem atau yang memiliki nama latin Azadirachta indica adalah tanaman yang berasal dari India. Sejak zaman dahulu, tanaman herbal satu ini digunakan untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan. Tak hanya daunnya saja, kulit, bunga, buah, biji dan bahkan akarnya juga bisa dimanfaatkan sebagai obat.

Beberapa studi menemukan bahwa herbal satu ini dapat digunakan untuk membantu melawan plak serta mengobati bisul dan kanker. Beberapa studi lainnya juga menjelaskan bahwa herbal ini dapat digunakan untuk mengatasi gangguan penglihatan, mimisan, cacingan, gangguan pencernaan, penyakit kardiovaskuler, mengendalikan gula darah bagi pasien diabetes, mengurangi peradangan, mengatasi infeksi saluran, hingga meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Sayangnya, penelitian yang sudah dilakukan bersifat terbatas, sehingga masih terlalu dini untuk mengatakan bahwa ekstrak herbal dalam minyak kutus-kutus ini ampuh untuk mengatasi berbagai kondisi yang sudah disebutkan di atas.


Daun ashitaba

Ashitaba adalah tanaman herbal yang banyak tumbuh di negara Jepang. Akar, daun, dan batang tanaman ini dapat digunakan sebagai obat. Biasanya, tanaman ini digunakan untuk mengatasi mulas karena gangguan pencernaan seperti GERD.

Ekstrak ashitaba dalam minyak kutus-kutus digunakan untuk mengatasi tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, asam urat, sembelit, dan demam. Minyak ini juga digunakan untuk mengatasi cacar, retensi cairan, pembekuan darah, hingga keracunan makanan.

Para ahli percaya bahwa senyawa kimia yang terkandung dalam daun ini bekerja sebagai antioksidan. Beberapa senyawa kimia lainnya juga membantu menghambat sekresi asam di lambung. Namun, belum ada informasi spesifik yang mampu menjelaskan bagaimana daun ashitaba bisa mengatasi berbagai kondisi di atas.


Purwaceng

Di Indonesia, purwaceng dikenal sebagai obat herbal untuk meningkatkan gairah seksual pria. Herbal ini bahkan sering disebut sebagai obat viagra alami. Hampir seluruh bagian dari tanaman ini dapat dimanfaatkan. Namun, bagian akarnyalah yang paling sering digunakan.

Selain meningkatkan kejantanan pria, purwaceng juga diklaim dapat digunakan untuk melancarkan sirkulasi darah, mengatasi infeksi saluran pernapasan atas, infeksi saluran kencing, batu ginjal, dan retensi cairan (edema). Tak hanya itu, herbal ini juga dapat digunakan untuk membantu meredakan nyeri, demam, hingga gangguan pencernaan.

Namun sayangnya masih sedikit penelitian yang membuktikan manfaat-manfaat purwaceng tersebut.


Bunga lawang

Bunga lawang juga sering disebut dengan kembang lawang atau pekak. Rempah ini berasal dari Tiongkok Selatan dan Vietnam. Bagi masyarakat Asia, bunga lawang digunakan dalam banyak masakan.

Berdasarkan penelitian yang sudah ada, bunga lawang diketahui bermanfaat untuk mengobati infeksi bakteri dan jamur. Antioksidan yang terkandung dalam bunga lawang juga dipercaya dapat membantu mencegah penuaan dini pada kulit dan bahkan menguragi perkembangan sel kanker.


Temulawak

Manfaat temulawak telah terbukti dalam pengobatan Cina tradisional. Mereka banyak yang menggunakan temulawak, baik temulawak asli maupun temulawak krim, sebagai obat anti peradangan serta penyembuh luka.

Herbal satu ini juga sering digunakan untuk membantu mengatasi gangguan pencernaan, osteroarthritis, serta membantu pengobatan kanker. Walaupun masih sangat sedikit penelitian yang tersedia terkait manfaat temulawak dengan pengobatan kanker, namun beberapa ahli percaya temulawak dapat berguna untuk membantu pengobatan kanker prostat, kanker payudara, dan kanker usus.

Beberapa manfaat temulawak ada pula yang belum terbukti dalam studi ilmiah. Misalnya, untuk mengatasi ekzema, sirosis, penyakit jantung, masalah kesehatan mulut, serta batu empedu. Dibutuhkan banyak penelitian lanjutan untuk memastikan manfaat temulawak dalam minyak kutus kutus untuk kesehatan.

Share:

0 komentar:

Posting Komentar